Tuesday, September 28, 2021

Pernikahan yang Tak Sempurna (Rika Subana)



Don't judge the book just from the cover. Dulu awalnya mengira novel ini tuh genre romance semata. Sampai penulisnya share link beberapa chapter dan saya membacanya.

Lalu, akhirnya saya penasaran dong kelanjutannya seperti apa. Karena ternyata ceritanya membuat radar detektif di otak ini berbunyi. Saat awal-awal sempat kaget, lho kok horror sih. Hihihi. Iya, beberapa bagian di novel ini ada yang bikin bulu kuduk meremang. Apalagi kalau membacanya tengah malam dalam kondisi hanya diri sendiri yang masih terjaga.

Tapi ternyata bukan horror, melainkan lebih ke bahasan psikologis. Saya jadi belajar banyak tentang penyakit-penyakit jiwa seperti PTSD, somatoform, dan obat-obatan untuk meredam gangguan kejiwaan pasien. 

Anatomi buku:

Judul: Pernikahan yang Tak Sempurna
Penulis: Rika Subana
Penerbit: KataDepan
Tahun terbit: 2018
Jumlah halaman: viii + 304
Dimensi: 13 x 19 cm
Harga normal: Rp 75.000

Novel ini bercerita tentang As Satria yang merupakan seorang guru agama di Sekolah Dasar yang dijodohkan dengan Neng Alysha. Satria adalah tokoh utamanya dengan sudut pandang orang pertama. Ternyata ada sesuatu yang sangat penting yang baru diketahui oleh Satria tentang istrinya yaitu penyakit jiwa yang diidap Alysha. Dan dia baru mengetahui hal itu setelah menikah. Jalan cerita menjadi seru saat Satria memutuskan untuk mempertahankan pernikahannya padahal dia punya alasan kuat menceraikan Alysha dan kembali pada sang mantan. 

Menariknya, di saat banyak kasus wanita normal yang kebanyakan jadi mengalami gangguan jiwa setelah menikah, ini kebalikannya. Seorang wanita gangguan jiwa menikah, lalu menuju perjalanan sembuh. 

Aksi heroik Aa Satria untuk melindungi Neng Alysha dari orang-orang yang berniat jahat, meski tidak serumit rintangan Kenshin melindungi Kaoru, sungguh manis. Karena yang dilindungi adalah jiwa seorang istri untuk bisa memulihkan penyakit PTSDnya. So sweet banget kan ya. Realitasnya kondisi psikis wanita yang memang rentan terguncang.

Isu gangguan jiwa di sini menurut saya bagus untuk menyadarkan setiap pasangan suami istri betapa pentingnya jiwa yang sehat. Dan bukanlah sebuah aib saat kita meminta bantuan pada ahlinya saat kita merasa punya penyakit jiwa. 

Setahu saya salah syarat utama seorang hadanah atau pengasuh anak adalah sehat jiwanya. Anak berhak memiliki ibu yang sehat jiwanya. Dan itu juga merupakan tugas ayah untuk menjaga kesehatan jiwa dan raga ibu dari anak-anaknya.

Kembali ke novel, penulis menyajikan konflik yang membuat pembaca penasaran membaca chapter selanjutnya karena ada beberapa misteri yang harus dipecahkan oleh pembaca. 

Tokoh yang paling saya suka di buku ini adalah Uwa Soleh. Beliau adalah orang yang sangat bijaksana dalam memberi nasihat. Beliau hanya memberi nasihat saat diminta saja dan kebanyakan nasihatnya berasal dari ayat-ayat Qur'an dan hadist. Jadi nyes gitu pas baca nasihat-nasihatnya tuh.

Saya mau mengutip salah satu nasihat Uwa Soleh yang merupakan wejangan dari KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur di halaman 222,

Jika Allah memudahkan bagimu mengerjakan salat malam, janganlah memandang rendah orang-orang yang tidur.

Jika Allah memudahkan bagimu melaksanakan puasa, janganlah memandang rendah orang-orang yang tidak berpuasa dengan tatapan menghinakan.

Jika Allah memudahkan bagimu membuka pintu untuk berjihad, janganlah kamu memandang rendah orang yang tidak berjihad dengan pandangan meremehkan.

Jika Allah memudahkan dirimu dalam mengais rezeki bagimu, jangan memandang rendah orang-orang yang berutang dan kurang rezekinya dengan pandangan yang mengejek dan mencela karena itu semua adalah titipan Allah, yang suatu hari akan kau pertanggungjawabkan.

Jika Allah memudahkan pemahaman agama bagimu, janganlah meremehkan orang-orang yang belum paham dengan pandangan Hina.

Jika Allah memudahkan ilmu bagimu, janganlah kamu sombong dan bangga diri karena Allah-lah yang memberimu pemahaman itu.

Orang yang tidak mengerjakan qiyamulail, tidak puasa, tidak berjihad, berutang, miskin ilmu, bisa jadi malah mereka lebih dekat kepada Allah, dibandingkan dengan dirimu.

Terakhir, Aku pikir novel ini mengingatkanku bahwa di dunia ini tidak ada pernikahan yang sempurna. Bahkan pernikahan sekelas nabi dan rasul pun pasti pernah ada konflik bukan. Sesempurna apapun kita melihat pernikahan seseorang, pasti ada konflik di dalamnya yang tidak kita tahu. Tinggal bagaimana menyikapi setiap konflik dalam rumah tangga masing-masing saja.

Seperti nasihat Uwa Soleh di halaman 275,

Bahagia itu bukan dengan mengharapkan orang lain berbuat baik kepada kita. Semakin kita berharap orang lain untuk berbuat baik, kita akan semakin enggak bahagia, terlebih saat harapan kita tidak terkabul dari orang itu

Jika hati kita tetap baik, jika pikiran kita tetap baik, jika akhlak kita tetap baik, Insya Allah, kita akan bahagia dengan sendirinya.

Btw, cerita novel ini masih bisa dilanjutkan kayaknya. Karena Alysha masih harus minum obat-obatan dari psikiaternya dan masih harus rutin kontrol juga. Lalu apakah mantannya Satria benar-benar sudah kapok tidak mengganggu lagi? Dan tentu saja cerita kehamilan Alysha. Di akhir novel ini Alysha akhirnya hamil. Gimana pengaruh hormon saat hamil pada kondisi psikologisnya? Terus apakah setelah nanti melahirkan Alysha bisa bebas dari baby blues atau PPD gitu? Wkwkwk, penasaran karena kondisi kejiwaan wanita biasanya terguncang saat masa-masa seperti itu kan ya.

Dan para pelaku yang sengaja mengguncang kejiwaan Alysha agar sakit jiwanya bertambah parah juga gimana kabarnya? Apakah mereka sudah benar-benar sadar? Karena sepertinya mereka mengidap gangguan jiwa yang lebih parah daripada Alysha. Iya, hasad kan merupakan salah satu penyakit hati. 🤭



Monday, May 3, 2021

Berbenah Sadis (Rika Subana)


Okey, buku ini belum ada sebenarnya. Jadi saya tidak bisa mereviewnya sekarang. Tapiiii.. Dapat bocoran dari penulisnya yang merupakan Top Mentor KBS (Kelas Berbenah Sadis) bahwa isi buku ini 90% materi KBS. Jadi tentu saja saya bisa meraba-raba seperti apa isinya. 😁

Dan saya sangat merekomendasikan buku ini sama seperti merekomendasikan kelasnya. Bagaimanapun juga saya tidak bisa spoiler materi kelasnya. Jadi, saya kasih blurb buku ini saja ya. 🤭

BLURB BERBENAH SADIS
 
Semua orang pasti mau berada di  rumah yang rapi, bersih, dan nyaman sepanjang hari. Namun, berapa kali pun berbenah, rumah tak kunjung rapi, kadang hanya bertahan sebentar. 

Banyak alasan yang menghalangi kerapian rumah, dari anak-anak yang tak berhenti beraktivitas, waktu yang tak cukup, banyaknya barang, juga ketidakkonsistenan untuk melakukannya. Rumah yang rapi pun akhirnya menjadi sekadar impian karena terasa sulit dilakukan. 

Tahukah Anda bahwa berbenah adalah salah satu cara untuk mencintai diri sendiri. Berbenah dapat menciptakan ruang yang membuat orang dapat merasa bahagia di dalamnya. Dan, ternyata, berbenah tak sesulit yang kita bayangkan, justru gampang dan menyenangkan, jika kita tahu caranya. 

Buku ini akan menemani Anda berpikir ulang tentang berbenah rumah. Menemani mencari fondasi yang tepat untuk memilah barang, juga memberikan berbagai tips agar pekerjaan berbenah tak sekadar jadi rencana. 

Semua yang ada dalam buku ini sudah berhasil dipraktikkan oleh lebih dari seribu lulusan Kelas Berbenah Sadis yang diasuh oleh Rika Subana. 

Kini, giliran Anda mempraktikkannya!


Nah, itu blurbnya. Gimana? Penasaran?

INFO PENTING PO BUKU BERBENAH SADIS

Pre Order: 3 - 21 Mei 2021
Harga buku: Rp69.000 (Pulau Jawa), Rp79.000 (Luar Pulau Jawa)

Spesifikasi
- Ukuran: 13 x 19 cm
- Jumlah halaman: perkiraan 180 halaman 
- Bahan isi: BP 57,5 gram
- Bahan cover: Art Cartoon (AC) 230 gram (laminating doft, spot UV, emboss), 4/4 
- Pembatas buku: 4 x 15 cm, bahan AC 230 gram (doft, 4/0)

Bonus: Bloknot dan tanda tangan
Berat buku: sekitar 200 gram
Estimasi ready: Sekitar pertengahan Juni 2021

Yang berminat untuk ikut Pre-Order buku ini bisa wapri saya wa.me/+6281312149774. Untuk yang tinggal di luar Jawa Barat nanti saya arahkan ke marketer terdekat agar ongkirnya lebih terjangkau. Atau mau tanya-tanya tentang kelasnya juga boleeeeeeh. 😘

Bulan Juni insya Allah saya perbaharui review buku ini ya. Gak sabar pengen baca bukunya. 🤩

Monday, March 22, 2021

Jurnal Menulis (Gita Romadhona)

Ini buku yang menarik untuk saya yang sedang belajar "menulis". Seharusnya tidak kaget ya saat melihat isinya lebih banyak lembar bergaris yang kosong untuk kita tulisi. Judulnya juga Jurnal Menulis. Yang bisa dibaca hanya sekitar 20%, sisanya adalah lembar untuk praktek kita menulis.

Saat membaca buku ini, entah kenapa saya teringat dengan Bu Enung, salah satu guru Bahasa Indonesia favorit saya ketika SMA kelas X. Dulu beliau pernah membacakan sebuah cerita yang dipotong dan meminta kami menuliskan kelanjutan cerita itu sesuai imajinasi masing-masing siswa. Ketika kami membacakan hasil tulisan kami, ternyata tiap siswa punya cerita yang berbeda-beda. Beda kepala, beda cerita. Saya ingat dulu menuliskan tentang alien. Hahah. 

Di buku ini terdapat 100 ide yang bisa kita kembangkan. Dan saya yakin, kalau tiap orang yang punya buku ini dipertemukan, dari satu ide di buku ini akan menjadi beragam cerita. Dikalikan 100 ide. Wow.

Anatomi buku ini:

Judul: Jurnal Menulis (100 Ide Latihan Menulis di Rumah)
Penulis: Gita Romadhona
Penerbit: SigiKata
Tahun terbit: 2021

Saturday, September 5, 2020

GIVEAWAY: Derana Antologi Puisi (Karya 80 Guru Nusantara)


Masya Allah.. Alhamdulillah. Buku antologi pertama saya yang terbit. Ini karya 80 guru Nusantara yang mengikuti kelas menulis.

Awalnya kami (lebih dari 500 peserta) ikut kelas menulis daring cerita anak dan dongeng, lalu di akhir diumumkan akan ada kelas menulis puisi. Saya ikut kelasnya, dan tidak menyangka kalau akan dibukukan. Surprise ini tuh dari tim SIP Publishing.

Bagi saya pribadi, sebenarnya tidak terlalu paham dengan puisi. Ya, saya bukanlah seorang pujangga. Wkwkwk. Tapi saat SMP, teman di BRIGARA (Brigade Gabungan Siswa Pengibar Bendera) punya bakat mengagumkan dalam membaca puisi. Saya ingat namanya Tata, lupa kepanjangannya.

Dia membuat saya merinding saat membawakan puisi Aku karya Chairil Anwar. Dan bukan hanya saya, orang yang melihat dan mendengarnya membawakan puisi pasti terpesona.

Sekolah juga menampilkan dia saat upacara karena sering memenangkan perlombaan puisi. Saat itu saya tidak menyangka remaja mungil itu bisa menguasai satu lapangan sekolah hanya dengan membaca puisi.

Sejak saat itu, saya sering membaca buku puisi karya Chairil Anwar di perpustakaan. Bahkan sampai hapal beberapa puisi karya beliau. Tapi ya, hanya sebatas suka saja, tidak sampai mendalami tentang puisi.

Monday, February 17, 2020

Cerita Sebelum Bercerai (Fahd Pahdepie)

Saya waktu itu liat promo buku ini dengan caption yang menarik perhatian:

Perceraian memang merupakan tema yang jarang kita bicarakan, meski sebenarnya sangat penting. Saya yakin hampir semua ikatan pernikahan pernah melahirkan wacana perceraian, apapun alasan dan latar belakangnya. Kalau boleh menggeneralisir, semua orang yang menikah pasti pernah berpikir untuk bercerai, kan? (halaman vi)

Saat itu saya tidak sedang berpikir untuk bercerai, tapi penasaran dengan generalisasi itu. Karena saya memang pernah berpikir tentang perceraian. Suami dulu juga pernah cerita kalau dibenaknya pernah terlintas untuk bercerai. Nah saya mau tahu apakah semua pasangan yang sudah menikah benar-benar pernah ada pikiran untuk bercerai? Jadilah saya ikut pre ordernya.

Anatomi buku
Judul : Cerita Sebelum Bercerai
Penulis : Fahd Pahdepie
Penerbit : Republika

Monday, February 3, 2020

Couple's Recipe (Lydia Susanto)

Ini buku lama tapi baru saya review. Waktu itu lagi ngajak anak main di Ubertos.  Eh ada Gramedia corner dong. Akhirnya saya menelusuri tiap bagiannya  dan  nemu buku ini. Buku yang menarik dan unik. Bukan buat dibaca sebenarnya. Lebih cenderung ke buku aktivitas. Banyak aktivitas menarik yang bisa kita lakukan bersama pasangan dengan buku ini.

Anatomi buku:
Judul: Couple's Recipe
Penulis: Lydia Susanto
Penerbit: PT Elex Media Komputindo (dicetak oleh Gramedia)
Tahun terbit: 2018 (cetakan kedua)
Jumlah halaman: 66 lembar (jadi berapa halaman tuh)
Dimensi: 15,5 cm x 23,7 cm
Harga normal: Rp 114.800

Buku ini benar-benar menyenangkan dan mengasah kreativitas kita. Btw, dalemnya pake bahasa Inggris meski yang nulis orang Indonesia. Di awal-awal halaman ada dua lingkaran kosong berisi dua kepala tanpa wajah dan rambut. Kita gambarin pake muka kita terus tulis nama kita dan pasangan dibawahnya. Lalu ada preparation, tentang cara menggunakan buku ini. Ada enam aturan dalam penggunaan buku ini. Saya kutip yang ini ya.

Saturday, January 18, 2020

GIVEAWAY: Sang Pangeran dan Janissary Terakhir (Salim A. Fillah)

Udah lama gak baca novel thriller. Eh ini fiksi sejarah deng. Tapi buat saya ini thriller, soalnya bikin deg-degan, banyak pembunuhan di dalemnya, dan berdarah-darah. Wkwkwk. Genre favorit saya banget. Dan gak nyangka seorang Salim A. Fillah nulis novel beginian. Tetiba inget Taiko dan Musashi. Tapi karena ini menyangkut pada sejarah bangsa dan agama saya sendiri, jadi lebih jleb kali ya ke saya. Nyampe nangis dong waktu baca bagian berdarah-darah saat eksekusi Pangeran Ngabehi dan kedua anaknya. Kan kalau baca Taiko atau Musashi saya biasa aja malah asa seneng ya kalau ada bagian siksa-siksaan, gorok-gorokan, dan semacamnya. Psycho. Hahah.

Di awal novel, pas baca covernya agak bingung. Pangeran Diponegoro gituh, pasti tau lah ya. Nah Janissary... Apaan tuh. Rasa penasaran muncul dari kata itu. Sesuatu yang asing. Pas mau buka google, eh kuota saat itu abis dong. Wkwkwk. Ya udah lanjut baca aja.

Karena saya termasuk pembaca yang sistematis, eh ketemu juga di lipatan dalam cover. Istanbul, bahasa Turki berarti kan. Tapi belum paham artinya apa. Baca juga "Senarai Syukur" penulis, siapa tau dijelaskan disana. Ga nemu juga. Tapi ada hal baru, tentang pelafalan vokal A dan O dijelaskan disini. Karena saya bukan orang Jawa, jadi baru tau pengucapan asli Jawa itu A tapi jadi O karena Sultan Agung Hanyokrokusumo menyukai vokal fathah pada huruf Arab kha', ra', shadd, dhadd, tha, zha', ghain, qaf. Harusnya Dipanegara jadi Diponegoro, Praga jadi Progo, Bagawanta jadi Bogowonto, dll. Menarik sekali, jadi pengen belajar bahasa Jawa. Btw, saya juga orang Jawa deng, Jawa Barat. 😆

Saturday, November 2, 2019

GIVEAWAY: Goodbye, Things Hidup Minimalis Ala Orang Jepang (Fumio Sasaki)

Anatomi:
Judul: Goodbye, Things - Hidup Minimalis Ala Orang Jepang
Judul asli: Bokutachini, Mou Mono wa Hitsuyou Nai
Penulis: Fumio Sasaki
Penerjemah: Annisa Cinantya Putri
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: 2019
Jumlah halaman: 242
Dimensi: 20 cm x 13,5 cm
Harga: Rp 78.000

Alhamdulillah... Akhirnya selesai juga baca buku ini. Saya ucapkan terima kasih sebelumnya kepada para coach saya di kelas berbenah sadis dan kelas anti menunda yang membantu saya menyelesaikan membaca buku ini.

Awalnya saya enggan buat nerusin baca padahal udah setengahnya dong. Waktu itu alasannya karena takut. Iya takut. Takut terpengaruh lebih jauh oleh buku ini. Karena bagi saya buku ini keren banget, tapi saat itu saya belum siap menerima pemikiran minimalisme ekstrem maximum drive (lebay mode on hahaha).

Sunday, November 25, 2018

The Life Changing Magic of Tidying (Marie Kondo)

Akhirnya.. Beli lagi domain. Udah hampir setahun hiatus dan domainnya expired.

Jadi ceritanya waktu itu saya baca artikel tentang obesistuff. Sebenarnya saya bukan tipe orang yang senang belanja barang tiap hari. Beli baju paling banter setahun sekali pas hari raya. Beli sepatu juga kalau yang lama sudah rusak saja. Kalau beli sepatu pasti saya beli sneaker  dengan leher panjang. Tapi saya tidak membeli banyak-banyak. Hanya satu. Saya tidak pakai sepatu lain selain sneaker. Dulu waktu kuliah pernah punya pentopel satu karena harus dipake saat upacara. Jadi saat baca artikel-artikel tentang obesistuff saya dengan PeDenya lega, "Ah tenang saya ga kena penyakit  obesistuff."

Setelah baca buku ini saya akhirnya sadar ternyata obesistuff bukan hanya tentang sering belanja banyak aja. Tapi menimbun barang-barang terlalu lama juga termasuk penyakit yang berbahaya.

Barang-barang yang dimaksud adalah barang-barang yang tidak membangkitkan kegembiraan. Saat kita dikelilingi hanya oleh barang-barang yang membangkitkan kegembiraan, tentu logikanya suasana hati kita juga hanya akan diliputi kebahagiaan.

Anatomi buku ini:
Judul:  The Life-Changing Magic Of Tidying Up
Judul asli: Jinsei Ga Tokimeku Katazuke No Maho

Tuesday, August 15, 2017

Say No To Married (Nurma Ratna Sari)

I'm baaaaaaaack.
Ok, sudah lama saya hiatus. Karena berbagai alasan yang saya buat-buat. Ya begitulah. Harus adaptasi lagi setelah melewati liburan panjang. Untuk memulai kembali hal yang telah lama tidak dilakukan ternyata cukup sulit ya. Jadi alasannya ga berbelit-belit deh. Lagi males nulis. Udah gitu aja.

Kali ini saya memaksakan untuk mulai menulis lagi. Beberapa buku yang sudah ataupun belum saya baca masih tertinggal di Bandung. Jadi saya akan mereview buku lama dulu ya. Buku yang saya dapatkan di Bulan Agustus tahun 2013.

Ini adalah hadiah dari salah satu teman. Anehnya adalah dia memberikan hadiah ini bukan pada saat saya ulang tahun. Tapi saat dia ulang tahun. Haha, aneh ya, yang ulang tahun malah ngasih hadiah.

Jadi waktu itu saya bawa cake kecil pakai lilin gitu ke rumahnya. Surprise ceritanya. Tapi saya ga bawa kado. Heran lah malah saya yang di kasih kado.

Pas di rumah, saya buka bungkusannya. Tambah bingunglah saya dengan buku yang dia berikan. Dia bilang agar saya sedikit memikirkan tentang pernikahan, karena saya terlalu cuek kali ya. 

Wednesday, June 14, 2017

Kamus Praktis KANJI - INDONESIA (T. Chandra)


Kemarin bisa jalan berdua saja sama suami. Hawnan dibawa neneknya ke sekolah, karena di sekolah neneknya sebenarnya sudah selesai tinggal nunggu waktu membagikan raport, jadi bisa ngajak cucunya main di sekolah. Suami ngajak ke kajian, pulangnya kita ke Gramedia. Mumpung di Bandung. Hihi.

Saya seneng banget kalau ke tempat-tempat yang terdapat banyak buku. Sempet ditegur juga karena katanya saya jalan kecentilan. Tanpa sadar kalau lagi seneng jalan saya jadi melompat-lompat.

Dari rumah memang sengaja bawa uang terbatas, karena saya khawatir akan impulsif kalau sudah berurusan dengan buku. Tapi setelah dipikir-pikir kalau bareng suami saya tidak mungkin impulsif. 😂

Jarang banget bisa keluar berdua kayak gini. Jadi harus dioptimalkan sebaik mungkin. Walaupun agak malu-malu kami gandengan aja kayak yang lagi pacaran. Kalau yang pacaran aja ga malu, harusnya kami yang udah nikah bisa lebih PD kan.

Suami langsung nanya mau nyari buku apa. Sebenernya sih saya niatnya cuman keliling-keliling aja numpang baca gratis, hehe. Tapi biar keliatan agak serius jadi saya bilang aja buku Dan Brown udah ada yang terbaru, ORIGIN (walaupun saya tahu pasti belum ada terjemahannya di Gramedia karena emang baru banget.)  :P

Saturday, May 20, 2017

Le Petit Prince (Antoine De Saint-Exupéry)

Buku ini pertama kali saya baca saat kelas XI SMA. Waktu itu ada project dari guru Bahasa Indonesia kami untuk membuat drama yang akan dipentaskan dan ditonton oleh semua siswa kelas XI. Jadi tiap kelas IPA, IPS, dan Bahasa akan menampilkan drama. Tiap kelas terdiri dari beberapa kelompok. Kelas Bahasa dibagi menjadi 2 kelompok. Kelas IPA dan IPS masing-masing dibagi menjadi 4 kelompok. Jadi jumlah seluruh kelompok ada 22 kelompok. Berarti ada 22 naskah drama yang ditampilkan.

Salah satu teman di kelompok kami menyarankan untuk menyadur naskah drama dari novel ini. Kami semua sepakat. Waktu itu saya mendapatkan dua peran. Jadi Narator dan Rubah. Jadi peran saya ganda karena jumlah SDM di kelas saya tidak sebanyak kelas IPA dan IPS.

Anatomi buku ini:
Judul asli: Le Petit Prince
Judul terjemahan: Pangeran Cilik
Penulis: Antoine De Saint-Exupéry
Penerjemah: Henri Chambert-Loir
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: 2011
Jumlah halaman: 120

Saturday, May 13, 2017

Dalam Dekapan Ukhuwah (Salim A. Fillah)

Ini buku Salim A. Fillah yang udah lama. Tapi saya baru beli saat ada bazzar di Landmark. Dulu pernah baca sekilas punya temen. Tapi sekilas. Sekarang baru bisa baca seluruhnya.

Seperti karya-karya Salim A. Fillah yang lainnya, saya selalu kagum dengan tiap untaian kata yang ditorehkan oleh penulis. Kalimat-kalimat yang indah menyejukkan hati yang membacanya, menusuk tajam, menampar keras. Emosi saya diaduk-aduk oleh kisah-kisah yang disajikan dengan penuh makna. Nalar saya dibuat berpikir di setiap perenungan yang mendalam. Tapi aplikasinya wallahu'alam, pastilah sangat berat.

Anatomi buku ini:
Judul: Dalam Dekapan Ukhuwah
Penulis: Salim A. Fillah
Penerbit: Pro-U Media
Tahun terbit: 2010
Jumlah halaman: 472
Dimensi: 14 cm X 20 cm
Harga: Rp 74.000

Saat membaca buku ini saya bertekad untuk bertemu teman-teman yang sudah lama tidak saya temui beberapa

Wednesday, May 3, 2017

Aku Punya Bayi (Ummu Syifa Jauza)

Pekan kemarin saya abstain ga nulis. Bulan ini bisa ga ya mereview lima buku.. Sebenarnya saya belum selesai baca buku pekan kemarin. Jadi saya akan mereview buku yang sudah selesai saya baca saja.

Buku ini saya beli saat sedang hamil berdasarkan rekomendasi teman saya Eika Vio.

Waktu itu saya sedang bimbingan skripsi di kampus. Eika juga lagi ada acara di kampusnya yang dekat dengan kampus saya. Jadi kami janjian di Cibiru untuk melakukan transaksi.

Judul: Aku Punya Bayi
Penulis: Ummu Syifa Jauza
Penerbit: Pro-U Media
Tahun terbit: 2009
Jumlah halaman: 183
Dimensi: 13,7 cm X 19,5 cm
Harga: Rp 24.000

Di awal buku ini langsung ada glosarium sebanyak 4 halaman berisi istilah-istilah asing yang akan ditemui dalam isi buku ini.

Sunday, April 23, 2017

Bintang Kedelapan (Ina Inong & Masagung Darojatun)

Sudah lama saya ingin membeli buku Halo Balita. Terlepas dari kontroversi penerbitnya, saya pikir isinya aman. Dulu saya pernah membaca buku-buku yang sepaket di sekolah alam tempat saya pernah mengajar.

Inginnya sih beli yang sepaket, sama e-pennya juga. Tapi belum memungkinkan saat melihat harganya. Jadi ketika ada teman yang jual retail, beli deh. Saya beli dua, yang satu judulnya Jam Marah-Marah yang mengajarkan tentang kemandirian. Yang satu lagi ini, Bintang Kedelapan tentang kasih sayang.

Saya pilih judul ini karena saya suka hal-hal tentang astronomi, dan saya paling suka angka 8. Motif utamanya sih agar Hawnan ga ngacak-ngacak buku-buku saya kalau sudah punya buku sendiri.

Judul: Bintang Kedelapan
Penulis: Ina Inong
Ilustrator: Masagung Darojatun
Penerbit: Pelangi Mizan

Tuesday, April 18, 2017

GIVEAWAY: The Devil's Whisper (Miyuki Miyabe)

Buku ini juga saya beli di Landmark. Akhirnya selesai juga baca novel yang satu ini. Pekan kemarin banyak gangguan sehingga postingan saya terlambat, biasanya hari sabtu kan.. Gadget yang ngehang terus lah, mati listrik tiap malem lah, signal lenyap lah. DLL (Dan Lupa Lagi). Alibi. Hehe

Saya tidak kecewa telah membaca novel ini. Tidak heran kalau Miyuki Miyabe disebut sebagai penulis novel misteri terlaris di Jepang.

Membaca novel ini jadi ingat karya-karya Dan Brown. Alurnya yang maju-mundur benar-benar mencengangkan. Miyabe juga dapat mendeskripsikan hal-hal dengan baik. Saya seperti melihat dengan nyata suasana kota Tokyo di musim dingin bulan November  yang menjadi latar utama pada novel ini.

Belum lagi tokoh-tokoh yang kuat dengan karakternya masing-masing. Dan tentu saja banyak kejutan-kejutan tidak terduga pada setiap alurnya. Itu yang paling saya suka dari novel-novel bergenre mistery thriller.

Anatomi buku ini:
Judul: The Devil's Whisper
Judul asli: Majutsu Wa Sasayaku

Friday, April 7, 2017

UFO & NAZI Sebuah Konspirasi? (Koen Setyawan)

Ini juga buku yang saya beli di Pesta Buku Landmark. Untuk yang sudah kenal saya kayaknya ga aneh kalau saya beli buku ini. Untuk yang masih heran kenapa saya beli buku seperti ini, alasan singkatnya adalah "Karena saya suka." Udah gitu aja. :v 

Anatomi buku ini:
Judul: UFO & NAZI Sebuah Konspirasi
Penulis: Koen Setyawan
Penerbit: EsaMedia
Tahun terbit: 2014
Jumlah halaman: 145
Dimensi: 13,6 cm X 20,5 cm
Harga: Rp 43.000

Untuk para penggemar teori konspirasi buku ini menarik sekali. Mungkin masih ada yang belum bisa menerima keberadaan UFO, tapi penjelasan di buku ini membuat semua laporan penampakan UFO terasa masuk akal. 

Di halaman 5 dijelaskan mengenai istilah UFO yang sangat terkenal pada tahun 1950-an, terutama ketika ketegangan meningkat saat perang dingin antara Rusia (Uni Soviet) dan Amerika Serikat. Kepanjangan dari UFO udah pada tau

Friday, March 31, 2017

Coloring Book For Adult Beautiful Nature Garden, Flower, Plant, Animal, & Ocean Edition (Erlangga Bagus Sulistyo)


Selain membaca, hobi saya menggambar dan mewarnai. Waktu itu nemu buku ini di mini market deket rumah (yaelah, beli buku di mini market lagi, wkwkwk).

Warna hijau dari covernya sangat menarik perhatian saya. Secara, warna favorit saya hijau. Ada gunting lucu warna hijau, beli. Ada pulpen lucu warna hijau, beli. Ya gitu, jadinya belanja impulsif kalau nemu yang warna hijau. Tapi liat-liat isi dompet juga. Kalau nemu yang warna hijau tapi tidak terjangkau oleh isi dompet ya cuman bisa ngiler doang, ga dibeli. Hehe.

Sebelum nemu buku ini saya memang sudah googling tentang terapi mewarnai untuk relaksasi. Banyak yang menyediakan coloring pages for adult untuk didownload secara gratis. Tapi ya gitu, harus diprint sendiri. Untuk saya yang sekarang tinggal di tempat yang jauh "kemana-mana", ga ada printer, ngegambar sendiri sering males, dan alasan-alasan lain yang dibuat-buat pokonya, jadilah keinginan untuk mewarnai tidak terealisasikan.

Jadi waktu di Bandung, nemu buku ini di mini market, langsung deh pulang dulu. Pulang dulu karena

Friday, March 24, 2017

Change Your Handwriting Change Your Life (Valencia Penny, Dip CSG)


Tidak perlu dijelaskan lagi kan tentang ketertarikan saya terhadap grafologi. Buku ini sepaket dengan pelatihan grafologi di Hotel Promenade Bandung pada tanggal 12 Maret kemarin. Tapi saya ga ikut pelatihannya. Hiks.

Jadi waktu itu tanggal 26 Februari kebetulan saya lagi ke Bandung dalam rangka menyehatkan kondisi saya yang saat itu sedang sakit.

Sebetulnya lima hari saya sudah membaik dan tinggal recover sedikit lagi. Tapi karena ternyata teman saya ada yang menikah tanggal 11 Maret jadi saya berniat menunda kepulangan saya ke Bogor.

Lalu saya menemukan iklan seminar grafologi tanggal 12 dengan harga yang menurut saya lumayan terjangkau karena dapat bonus buku yang ditulis langsung oleh pembicarannya.

Pembicara dan penulis buku ini saya telusuri dan memang merupakan pakar di bidangnya. Saya benar-benar tertarik tentang alasan beliau mempelajari grafologi secara serius sampai mengambil studi grafologi di Cambridge.

Beliau adalah ibu dari dua orang anak yang mulai menginjak remaja. Atas dasar untuk melindungi

Tuesday, March 14, 2017

GIVEAWAY: Hercule Poirot dan Pesta Pembunuhan (Agatha Christie)

Ini adalah salah satu buku yang saya beli di Landmark Convention Hall Bandung pada event Pesta Buku. Saya ke sana tanggal 3 Maret kemarin.

Niatnya mau beli kado buat teman yang mau nikah (alibi). Tapi tentu saja ada niat terselubung untuk memborong buku-buku yang lain (ini salah satunya). Kapan lagi coba saya ada di Bandung pas kebetulan ada discount besar-besaran. Hahah.

Setelah selesai membeli buku untuk teman saya yang akan menikah (sekarang sudah menikah) saya cuci mata ke setiap gerai yang ada di sana. Waktu melihat novel-novel di salah satu gerai, mata saya langsung tertuju pada buku ini.

Novel selalu menjadi favorit saya dari dulu. Tapi saya hanya menyukai novel yang bergenre thriller atau mystery. Beberapa teman mungkin heran saya yang suka baca novel belum pernah baca Ayat-Ayat Cinta atau novel-novel sejenis itu. Bukannya tidak suka, but that's not my area. Wkwkwk. Setiap orang punya selera yang berbeda-beda kan.

Penulis favorit saya Sir Arthur Conan Doyle. Tapi bukan berarti saya tidak membaca karya Agatha Christie. Ya dibandingkan Conan Doyle, Agatha Cristie lebih memasukkan emosi pada novelnya. Mungkin karena dia wanita.